Antibodi Poliklonal Kelinci Pinggiran Gila
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap Lunatic Fringe |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Lunatic Fringe endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan dari Lunatic Fringe manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 41 kD; Teramati : 44 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Pinggiran gila Beta-1 3-N-asetilglukosaminiltransferase; O-fucosylpeptida 3-beta-N-asetilglukosaminiltransferase |
Simbol Gen | LFNG |
Entrez Gene | 3955(Manusia); 16848(Tikus); 170905(Tikus) |
SwissProt | Q8NES3(Manusia); O09010(Tikus); Q924T4 (Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi Lunatic Fringe pada lisat seluruh sel PC12 (A), HeLa (B), paru-paru tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 41 kD; Ukuran pita yang diamati: 44 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Lunatic Fringe pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin perut manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
