Antibodi Monoklonal Kelinci KIF5B (C1051)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap KIF5B |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein KIF5B endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam KIF5B manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 109 kD; Diamati: 120 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | KNS; KNS1; Kinesin-1 rantai berat; Rantai berat kinesin konvensional; Rantai berat kinesin yang ada di mana-mana; UKHC |
Simbol Gen | KIF5B |
Entrez Gene | 3799 (Manusia) |
SwissProt | P33176(Manusia) |

Analisis Western blot ekspresi KIF5B pada lisat sel utuh HEK293T (A), K562 (B), MCF7 (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 109 kD; Ukuran pita yang diamati: 120 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan KIF5B pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin ovarium manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
