Antibodi Monoklonal Kelinci Keratin 6 (C629)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap Keratin 6 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Keratin 6 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan Keratin 6 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 60 kD; Diamati: 60 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,05% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | KRT6E; Keratin, sitoskeletal tipe II 6C; Sitokeratin-6C; CK-6C; Sitokeratin-6E; CK-6E; Keratin K6h; Keratin-6C; K6C; Tipe-II keratin Kb12 |
Simbol Gen | KRT6C |
Entrez Gene | 286887(Manusia) |
SwissProt | P48668(Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi Keratin 6 pada lisat sel utuh A375 (A), ginjal tikus (B), paru-paru tikus (C), ginjal tikus (D). (Ukuran pita yang diprediksi: 60 kD; Ukuran pita yang diamati: 60 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Keratin 6 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kulit manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
