IL-12A Antibodi Poliklonal Kelinci
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap IL-12A |
Kekhususan | Mengenali kadar protein IL-12A endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi rangkaian di wilayah tengah IL-12A manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 24 kD; Diamati: 35 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | NKSF1; Interleukin-12 subunit alfa; IL-12A; Faktor pematangan limfosit sitotoksik subunit 35 kDa; CLMF hal35; IL-12 subunit p35; rantai faktor stimulasi sel NK 1; NKSF1 |
Simbol Gen | IL12A |
Entrez Gene | 3592 (Manusia) |
SwissProt | P29459(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi IL-12A pada lisat seluruh sel MDA-MB231 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 24 kD; Ukuran pita yang diamati: 35 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan IL-12A pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker prostat manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
