Antibodi Poliklonal Kelinci ID2
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap ID2 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein ID2 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan ID2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 14 kD; Observasi : 15 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | BHLHB26; ID penghambat protein pengikat DNA-2; Heliks dasar kelas B-loop-protein heliks 26; bHLHb26; Penghambat pengikatan DNA2 |
Simbol Gen | ID2 |
Entrez Gene | 3398(Manusia); 15902(Tikus); 25587 (Tikus) |
SwissProt | Q02363(Manusia); P41136(Tikus); P41137(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi ID2 pada lisat sel utuh paru-paru tikus (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 14 kD; Ukuran pita yang diamati: 15 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan ID2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin hati tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
