Antibodi Monoklonal Kelinci ICAT (C862)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap ICAT |
Kekhususan | Mengenali kadar protein ICAT endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian dalam ICAT manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 9 kD; Observasi : 12 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ICAT; Beta-catenin-protein yang berinteraksi 1; Penghambat beta-catenin dan Tcf-4 |
Simbol Gen | CTNNBIP1 |
Entrez Gene | 56998 (Manusia) |
SwissProt | Q9NSA3 (Manusia) |

Analisis Western blot ekspresi ICAT pada lisat seluruh sel HEK293T (A), MCF7 (B), THP1 (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 9 kD; Ukuran pita yang diamati: 12 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan ICAT pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
