Antibodi Monoklonal Kelinci HSPA2 (C1110)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap HSPA2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein HSPA2 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam HSPA2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 70 kD; Diamati: 70 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Kejutan panas-terkait 70 kDa protein 2; Kejutan panas 70 kDa protein 2 |
Simbol Gen | HSPA2 |
Entrez Gene | 3306(Manusia); 15512(Tikus); 60460(Tikus) |
SwissProt | P54652(Manusia); P17156(Tikus); P14659(Tikus) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi HSPA2 pada Hela (A), otak tikus (B), ginjal tikus (C), otak tikus (D), lisat sel utuh ginjal tikus (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 70 kD; Ukuran pita yang diamati: 70 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan HSPA2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker perut manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
