Antibodi Monoklonal Tikus Histone H2A.X (C3700)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap Histone H2A.X |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Histone H2A.X endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-mencakup urutan dalam wilayah istilah C- pada manusia Histone H2A.X. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi ini dimurnikan melalui kolom protein G. |
Berat Molekul | Prediksi: 15 kD; Observasi : 15 kD |
Formulir/Penyangga | IgG1 tikus. Cairan dalam PBS, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | H2AX; Histon H2AX; H2a/x; Histon H2A.X |
Simbol Gen | H2AFX |
Entrez Gene | 3014 (Manusia) |
SwissProt | P16104(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi Histone H2A.X pada lisat sel utuh 293 (A), CEM (B), HepG2 (C), Jurkat (D), Hela (E), Raji (F). (Ukuran pita yang diprediksi: 15 kD; Ukuran pita yang diamati: 15 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Histone H2A.X pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin timus manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
