Antibodi Monoklonal Kelinci HINT1 (C1018)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap HINT1 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein HINT1 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam HINT1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 13 kD; Teramati : 14 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | PETUNJUK; PKCI1; PRKCNH1; Nukleotida triad histidin-protein pengikat 1; Adenosin 5'-monofosforamidase; Penghambat protein kinase C 1; Protein kinase C-protein yang berinteraksi 1; PKCI-1 |
Simbol Gen | PETUNJUK1 |
Entrez Gene | 3094 (Manusia); 15254(Tikus); 690660(Tikus) |
SwissProt | P49773(Manusia); P70349(Tikus); P62959(Tikus) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi HINT1 pada HEK293T (A), HepG2 (B), Hela (C), hati tikus (D), ginjal tikus (E), hati tikus (F), ginjal tikus (G) lisat seluruh sel. (Ukuran pita yang diprediksi: 13 kD; Ukuran pita yang diamati: 14 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan HINT1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin perut manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
