Antibodi Poliklonal Kelinci GNAL
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap GNAL |
Kekhususan | Mengenali kadar protein GNAL endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan di wilayah tengah GNAL manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 44 kD; Teramati : 39 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Nukleotida guanin-protein pengikat G(olf) subunit alfa; Adenylate cyclase-merangsang protein G alpha, tipe penciuman |
Simbol Gen | GNAL |
Entrez Gene | 2774(Manusia); 14680(Tikus) |
SwissProt | P38405(Manusia); Q8CGK7(Tikus); P38406(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi GNAL pada lisat seluruh sel HepG2 (A), K562 (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 44 kD; Ukuran pita yang diamati: 39 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan GNAL pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
