Antibodi Monoklonal Kelinci GLUT1 (C707)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:500 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap GLUT1 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein GLUT1 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan GLUT1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 54 kD; Teramati: 50-130 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,05% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | GLUT1; Keluarga pembawa zat terlarut 2, anggota pengangkut glukosa terfasilitasi 1; Pengangkut glukosa tipe 1, eritrosit/otak; kekenyangan-1; Pengangkut glukosa HepG2 |
Simbol Gen | SLC2A1 |
Entrez Gene | 6513 (Manusia) |
SwissProt | P11166(Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi GLUT1 pada lisat sel utuh Hela (A), otak tikus (B), otak tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 54 kD; Ukuran pita yang diamati: 50-130 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan GLUT1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
