Antibodi Poliklonal Kelinci GLUR1
WB | 1:1000 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap GLUR1 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein GLUR1 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian GLUR1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 101 kD; Diamati: 100 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | GLUH1; GLUR1; Reseptor glutamat 1; GluR-1; AMPA-reseptor glutamat selektif 1; GluR-A; GluR-K1; Ionotropik reseptor glutamat AMPA 1; GluA1 |
Simbol Gen | GRIA1 |
Entrez Gene | 2890 (Manusia) |
SwissProt | P42261(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi GLUR1 di otak manusia (A), otak tikus (B), otak tikus (C) lisat sel utuh. (Ukuran pita yang diprediksi: 101 kD; Ukuran pita yang diamati: 100 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan GLUR1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
