Tag GFP Antibodi Monoklonal Tikus (ARA705)
KUCING.TIDAK. : ARA6477
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Latar Belakang
Protein fluoresen hijau (GFP) adalah protein yang terdiri dari 238 residu asam amino (26,9 kDa) yang menunjukkan fluoresensi hijau terang ketika terkena cahaya dalam rentang biru hingga ultraviolet. Meskipun banyak organisme laut lainnya memiliki protein fluoresen hijau yang serupa, GFP secara tradisional mengacu pada protein yang pertama kali diisolasi dari ubur-ubur Aequorea victoria. GFP dari A. victoria memiliki puncak eksitasi mayor pada panjang gelombang 395 nm dan puncak eksitasi minor pada 475 nm. Puncak emisinya berada pada 509 nm, yang berada di bagian hijau bawah dari spektrum tampak. GFP dari banci laut (Renilla reniformis) memiliki puncak eksitasi utama tunggal pada 498 nm. GFP merupakan alat yang sangat baik dalam berbagai bentuk biologi karena kemampuannya untuk membentuk kromofor internal tanpa memerlukan kofaktor tambahan, produk gen, atau enzim/substrat selain oksigen molekuler. Dalam biologi sel dan molekuler, gen GFP sering digunakan sebagai pelapor ekspresi. Gen telah digunakan dalam bentuk yang dimodifikasi untuk membuat biosensor, dan banyak hewan telah diciptakan untuk mengekspresikan GFP, yang menunjukkan bukti konsep bahwa gen dapat diekspresikan di seluruh organisme tertentu, di organ tertentu, atau di sel yang diinginkan. GFP dapat dimasukkan ke dalam hewan atau spesies lain melalui teknik transgenik, dan dipertahankan dalam genom hewan atau keturunannya. Sampai saat ini, GFP telah diekspresikan pada banyak spesies, termasuk bakteri, ragi, jamur, ikan dan mamalia, termasuk pada sel manusia.
Aplikasi
|
Aplikasi |
Rasio Pengenceran |
|
WB |
1:10000-1:100000 |
|
IP |
0,5-5,0 ug untuk 1,0-5,0 mg total protein lisat |
|
JIKA/ICC |
1:500-1:1500 |
Ikhtisar
|
Reaktivitas |
Spesies independen |
|
Host / Isotipe |
Tikus / IgG2a |
|
Kelas |
Monoklonal |
|
Ketik |
Antibodi |
|
Imunogen |
Protein tag GFP aequorea victoria rekombinan |
|
Nama Lengkap |
label GFP |
|
Berat Molekul yang Dihitung |
26 kDa |
|
Nomor Aksesi GenBank |
M62653 |
|
Konjugasi |
Tidak terkonjugasi |
|
Formulir |
Cair |
|
Metode Pemurnian |
Pemurnian Protein A |
|
ID UNIPROT |
P42212 |
|
Penyangga Penyimpanan |
PBS dengan 0,02% natrium azida dan 50% gliserol, pH 7,3. |
Data

Protein rekombinan dikenai SDS PAGE diikuti dengan western blot dengan tag GFP Antibodi Monoklonal Tikus (ARA705) pada pengenceran 1:10000 diinkubasi pada suhu kamar selama 1,5 jam.

Hasil IP tag GFP Antibodi Monoklonal Tikus (ARA705) (IP:4ug; Deteksi:1:10000) dengan sel HEK-293T yang ditransfusikan lisat 400 ug.

Analisis imunofluoresen sel HEK-293 yang ditransfusikan (-20°C Etanol) menggunakan tag GFP Antibodi Monoklonal Tikus (ARA705) pada pengenceran 1:800 dan antibodi Kambing Fluor 594-Conjugated AffiniPure Mouse IgG(H+L).
Penyimpanan
Simpan pada suhu +4℃ setelah dicairkan. Toko Aliquot pada -20℃. Hindari siklus pembekuan/pencairan berulang.
Hanya Penggunaan Penelitian
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
