Antibodi Monoklonal Kelinci G9A (C855)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap G9A |
Kekhususan | Mengenali kadar protein G9A endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam G9A manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 132 kD; Diamati: 160; 170 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | BAT8; C6orf30; G9A; KMT1C; NG36; Histon-lisin N-metiltransferase EHMT2; Histon eukromatik-lisin N-metiltransferase 2; Transkrip terkait HLA-B-8; Histone H3-K9 metiltransferase 3; H3-K9-HMTase 3; Lisin N-metiltransferase 1C; Protein G9a |
Simbol Gen | EHMT2 |
Entrez Gene | 10919(Manusia) |
SwissProt | Q96KQ7 (Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi G9A pada lisat seluruh sel A549 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 132 kD; Ukuran pita yang diamati: 160; 170 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan G9A pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
