Antibodi Monoklonal Kelinci Fibrillarin (C810)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap Fibrillarin |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Fibrillarin endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian dalam Fibrillarin manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 33 kD; Teramati : 33 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | FIB1; FLRN; rRNA 2'-O-metiltransferase fibrillarin; antigen skleroderma nukleolar 34 kDa; Histon-glutamin metiltransferase |
Simbol Gen | FBL |
Entrez Gene | 2091 (Manusia) |
SwissProt | P22087(Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi Fibrillarin pada lisat sel utuh HEK293T (A), Hela (B), Jurkat (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 33 kD; Ukuran pita yang diamati: 33 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Fibrillarin pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin ovarium manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
