Antibodi Poliklonal Kelinci Faktor II
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap Faktor II |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Faktor II endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian di wilayah tengah Faktor II manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 70 kD; Teramati: 78 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | protrombin; Faktor koagulasi II |
Simbol Gen | F2 |
Entrez Gene | 2147 (Manusia); 14061 (Tikus) |
SwissProt | P00734(Manusia); P19221(Tikus); P18292(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi Faktor II pada lisat sel utuh K562 (A), A549 (B), LO2 (C), hati tikus (D), hati tikus (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 70 kD; Ukuran pita yang diamati: 78 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Faktor II pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin hati manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
