Antibodi Monoklonal Tikus FABP4 (C3690)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap FABP4 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein FABP4 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan FABP4 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi ini dimurnikan melalui kolom protein G. |
Berat Molekul | Prediksi : 14 kD; Teramati : 14 kD |
Formulir/Penyangga | IgG1 tikus. Cairan dalam PBS, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Asam lemak-protein pengikat, adiposit; Lipid adiposit-protein pengikat; ALBP; Adiposit-jenis asam lemak-protein pengikat; A-FABP; AFABP; Asam lemak-protein pengikat 4 |
Simbol Gen | FABP4 |
Entrez Gene | 2167(Manusia); 11770(Tikus) |
SwissProt | P15090(Manusia); P04117(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi FABP4 pada lisat sel utuh 3T3L1 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 14 kD; Ukuran pita yang diamati: 14 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan FABP4 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
