EVT-2 Antibodi Poliklonal Kelinci
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap EVT-2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein EVT-2 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan EVT manusia-2. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 19; Observasi : 15 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | EVT2; Domain homologi Pleckstrin-mengandung anggota keluarga B 2; Domain PH-berisi anggota keluarga B 2; Ektin-2 |
Simbol Gen | PLEKHB2 |
Entrez Gene | 55041(Manusia); 226971(Tikus) |
SwissProt | Q96CS7(Manusia); Q9QZC7(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi EVT-2 pada lisat sel utuh HT29 (A), A549 (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 19; 20; 24; 25; 34 kD; Ukuran pita yang diamati: 15 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan EVT-2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker hati manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
