Antibodi Monoklonal Kelinci EIF3B (C1484)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap EIF3B |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein EIF3B endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan dalam protein EIF3B manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 92 kD; Teramati : 116 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | EIF3S9; faktor inisiasi translasi eukariotik 3 subunit B; eIF3b; faktor inisiasi translasi eukariotik 3 subunit 9; Homolog Prt1; hPrt1; eIF-3-eta; eIF3 hal110; eIF3 hal.116 |
Simbol Gen | EIF3B |
Entrez Gene | 8662(Manusia); 27979(Tikus) |
SwissProt | P55884(Manusia); Q8JZQ9(Tikus) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi EIF3B pada lisat sel utuh MCF7 (A), hela (B), hati tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 92 kD; Ukuran pita yang diamati: 116 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan EIF3B pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker perut manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
