Antibodi Poliklonal Kelinci DPP7
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap DPP7 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein DPP7 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah C-DPP7 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 54 kD; Teramati : 54 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | DPP2; QPP; Dipeptidil peptidase 2; Dipeptidil aminopeptidase II; Dipeptidil peptidase 7; Dipeptidil peptidase II; DPP II; Dipeptidase prolin sel diam |
Simbol Gen | DPP7 |
Entrez Gene | 29952(Manusia) |
SwissProt | Q9UHL4(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi DPP7 pada lisat sel utuh MCF7 (A), A549 (B), U87MG (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 54 kD; Ukuran pita yang diamati: 54 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan DPP7 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
