Antibodi Poliklonal Kelinci Defensin alpha 3
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap Defensin alpha 3 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Defensin alfa 3 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian di wilayah tengah Defensin alfa 3 manusia. Urutan persisnya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 10 kD; Observasi : 11 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | DEF3; Defensin neutrofil 3; Defensin alfa 3; HNP-3; HP-3; HP3 |
Simbol Gen | DEFA3 |
Entrez Gene | 1668 (Manusia) |
SwissProt | P59666(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi Defensin alpha 3 pada lisat seluruh sel H1688 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 10 kD; Ukuran pita yang diamati: 11 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Defensin alpha 3 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otot rangka manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
