Antibodi Monoklonal Kelinci Cyclophilin D (C836)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap Cyclophilin D |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Cyclophilin D endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian dalam Cyclophilin D manusia. Urutan persisnya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 40 kD; Teramati : 41 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | CYP40; CYPD; Peptidil-prolil cis-trans isomerase D; PPIase D; 40 kDa peptidil-prolil cis-trans isomerase; Siklofilin-40; CYP-40; Protein terkait siklofilin; Rotamase D |
Simbol Gen | PPID |
Entrez Gene | 5481(Manusia); 67738(Tikus); 361967(Tikus) |
SwissProt | Q08752(Manusia); Q9CR16(Tikus); Q6DGG0(Tikus) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi Cyclophilin D pada HEK293T (A), A549 (B), HepG2 (C), hati tikus (D), ginjal tikus (E), hati tikus (F), ginjal tikus (G) lisat seluruh sel. (Ukuran pita yang diprediksi: 40 kD; Ukuran pita yang diamati: 41 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Cyclophilin D pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin ginjal tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AREX® Fluor 488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
FAQ
Produk Baru
MSDS
