Antibodi Monoklonal Tikus Siklofilin B (C2114)
WB | 1:1000 - 1:2000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap Cyclophilin B |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Cyclophilin B endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian Cyclophilin B manusia. Urutan persisnya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Kromatografi afinitas |
Berat Molekul | Prediksi : 23 kD; Observasi : 21 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | CYPB; Peptidil-prolil cis-trans isomerase B; PPIase B; CYP-S1; Siklofilin B; Rotamase B; S-siklofilin; SCYLP |
Simbol Gen | PPIB |
Entrez Gene | 5479 (Manusia) |
SwissProt | P23284(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi Cyclophilin B pada Hela (A), Jurkat (B), 293T (C), HepG2 (D), NIH3T3 (E), lisat sel utuh hati tikus (F). (Ukuran pita yang diprediksi: 23 kD; Ukuran pita yang diamati: 21 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Cyclophilin B pada kanker hepta manusia, bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker pankreas manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
