Kromogranin Antibodi Monoklonal Tikus (C2384)
IHC | 1:100 - 1:300 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap Chromogranin A |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Chromogranin A endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian dalam Chromogranin A manusia. Urutan persisnya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | T/A |
Formulir/Penyangga | IgG1 tikus. Cairan dalam PBS mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Kromogranin-A; CgA; Protein sekretori hipofisis I; SP-I |
Simbol Gen | CHGA |
Entrez Gene | 1113 (Manusia) |
SwissProt | P10645(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis imunohistokimia pewarnaan Chromogranin A pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin karsinoma pankreas manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.

Analisis imunohistokimia pewarnaan Chromogranin A pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin karsinoma paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.

Analisis imunohistokimia pewarnaan Chromogranin A pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak tikus manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.

Analisis imunohistokimia pewarnaan Chromogranin A pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin pankreas tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
