Antibodi Poliklonal Kelinci CEP135
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap CEP135 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein CEP135 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah C- CEP135 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 133 kD; Teramati : 135 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | CEP4; KIAA0635; Protein sentrosom 135 kDa; Bab 135; Protein sentrosom 4 |
Simbol Gen | CEP135 |
Entrez Gene | 9662(Manusia); 381644(Tikus) |
SwissProt | Q66GS9(Manusia); Q6P5D4(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi CEP135 pada lisat sel utuh HEK293T (A), paru-paru tikus (B), jantung tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 133 kD; Ukuran pita yang diamati: 135 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan CEP135 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
