Antibodi Monoklonal Kelinci CD43 (C678)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:500 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap CD43 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein CD43 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan CD43 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 40 kD; Diamati: 150 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,05% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | CD43; Leukosialin; Galaktoglikoprotein; GALGP; sialoglikoprotein leukosit; sialoforin; CD43 |
Simbol Gen | SPN |
Entrez Gene | 101929889; 6693 (Manusia) |
SwissProt | P16150(Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi CD43 pada lisat seluruh sel HUT78 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 40 kD; Ukuran pita yang diamati: 150 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan CD43 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin usus besar manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
