Antibodi Monoklonal Kelinci CD35 (ARB905)
KUCING.TIDAK. : ARB6697
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Ukuran:
Jejak, Ukuran massal atau Permintaan khusus Silakan hubungi kami
Latar Belakang
CD35, reseptor komplemen 1, adalah glikoprotein monomer yang terikat pada membran sel pada berbagai jenis sel termasuk eritrosit, leukosit, podosit glomerulus, dan sel dendritik folikel. Fungsi utama CD35 adalah sebagai reseptor seluler untuk C3b dan C4b, komponen terpenting sistem komplemen yang menyebabkan pembersihan makromolekul asing. Antigen CD35 ditemukan pada eritrosit, sel B, subset sel T, monosit, serta eosinofil, dan neutrofil. Anti-CD35 dianggap sebagai penanda sel B- matang yang memberi label pada sel retikulum dendritik folikular dan tumor yang berasal dari sel tersebut seperti tumor/sarkoma sel dendritik folikular.
Ikhtisar
| Sasaran | CD35 |
| Spesies Inang | antibodi monoklonal kelinci |
| Berat Molekul | 224 kDa |
| Kemurnian | IgG murni afinitas ProA |
| Persilangan Spesies-reaktivitas | Manusia |
| Formulir | Cair |
| Aplikasi | IHC-P |
| ID Swissprot | Hlm17927 |
| Imunogen | Peptida sintetik yang sesuai dengan residu CD35 dalam aa1939-2039 |
| Penyangga Penyimpanan | PBS 59%, Natrium azida 0,01%, Gliserol 40%, BSA 0,05% |
| Kondisi Penyimpanan | -25°C hingga -18°C |
| Pengenceran | IHC-P: 1:100-1:200 |
| Lokasi Subseluler | Membran |
| Metode yang Direkomendasikan | Pengambilan epitop yang diinduksi panas dengan buffer Tris-EDTA (pH 9,0), inkubasi antibodi primer pada RT (18°C-25°C) selama 30 menit |
data

Pewarnaan imunohistokimia pada bagian jaringan amandel manusia menggunakan CD35 Rabbit Monoclonal Antibody (ARB905).

Pewarnaan imunohistokimia pada bagian jaringan usus buntu manusia menggunakan CD35 Rabbit Monoclonal Antibody (ARB905).
Penyimpanan
Simpan pada suhu 4°C untuk jangka pendek. Untuk penyimpanan jangka panjang, simpan pada suhu -20°C, hindari siklus pembekuan/pencairan.
Penelitian
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
