Antibodi Monoklonal Kelinci CD274 (C617)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap CD274 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein CD274 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan CD274 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 20; Observasi : 40-50 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,05% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | B7H1; PDCD1L1; PDCD1LG1; PDL1; Kematian sel terprogram 1 ligan 1; PD-L1; ligan PDCD1 1; Ligan kematian terprogram 1; B7 homolog 1; B7-H1; CD274 |
Simbol Gen | CD274 |
Entrez Gene | 29126(Manusia) |
SwissProt | Q9NZQ7(Manusia) |

Analisis Western blot terhadap ekspresi CD274 pada lisat seluruh sel U87MG (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 20; 33 kD; Ukuran pita yang diamati: 40-50 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan CD274 pada bagian jaringan tertanam parafin yang difiksasi formalin amandel manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
