Antibodi Monoklonal Kelinci CD15 (C664)
IHC | 1:100 - 1:300 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap CD15 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein CD15 endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer, Rekombinan |
Imunogen | Protein fusi rekombinan CD15 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | T/A |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,05% BSA dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ELF; FCT3A; Alfa-(13)-fukosiltransferase 4; ELAM-1 ligan fukosiltransferase; Fukosiltransferase 4; Fukosiltransferase IV; Fuc-TIV; Fungsi-IV; Galaktosida 3-L-fukosiltransferase |
Simbol Gen | FUT4 |
Entrez Gene | 2526 (Manusia) |
SwissProt | P22083(Manusia) |

Analisis imunohistokimia pewarnaan CD15 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap adenokarsinoma paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
