Antibodi Poliklonal Kelinci CD143
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap CD143 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein CD143 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan di wilayah tengah CD143 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 149 kD; Teramati : 195 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | DCP; DCP1; Angiotensin - enzim pengubah; KARTU AS; Dipeptidil karboksipeptidase I; Kininase II; CD143 |
Simbol Gen | kartu as |
Entrez Gene | 1636(Manusia); 11421(Tikus); 24310(Tikus) |
SwissProt | P12821(Manusia); P09470(Tikus); P47820(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi CD143 pada ginjal tikus (A), testis tikus (B) lisat sel utuh. (Ukuran pita yang diprediksi: 149 kD; Ukuran pita yang diamati: 195 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan CD143 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
