Antibodi Poliklonal Kelinci CD126
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap CD126 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein CD126 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup urutan di wilayah tengah CD126 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 51 kD; Teramati : 53 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Interleukin-6 subunit reseptor alfa; subunit reseptor IL-6 alfa; subunit alfa IL-6R; IL-6R-alfa; IL-6RA; IL-6R 1; Glikoprotein membran 80; gp80; CD126 |
Simbol Gen | IL6R |
Entrez Gene | 3570 (Manusia) |
SwissProt | P08887(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi CD126 pada HEK293T (A), Hela (B), HGC27 (C), hati tikus (D), paru-paru tikus (E), hati tikus (F), paru-paru tikus (G) seluruh sel lisat. (Ukuran pita yang diprediksi: 51 kD; Ukuran pita yang diamati: 53 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan CD126 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker payudara manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
