Antibodi Poliklonal Kelinci Caveolin 2
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap Caveolin 2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Caveolin 2 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi suatu rangkaian dalam wilayah istilah N- pada Caveolin 2 manusia. Urutan persisnya merupakan hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 18 kD; Diamati: 25 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | Guaolin-2 |
Simbol Gen | CAV2 |
Entrez Gene | 858(Manusia); 12390(Tikus); 363425(Tikus) |
SwissProt | P51636(Manusia); Q9WVC3(Tikus); Q2IBC5(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi Caveolin 2 pada lisat sel utuh CT26 (A), ginjal tikus (B), A549 (C), COS7 (D), Hela (E). (Ukuran pita yang diprediksi: 18 kD; Ukuran pita yang diamati: 25 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Caveolin 2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker ginjal manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
