Antibodi Poliklonal Kelinci CALB1
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap CALB1 |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein CALB1 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah istilah C-CALB1 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 30 kD; Teramati : 28 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | TAKSI27; Calbindin; Calbindin D28; D-28K; Vitamin D-kalsium bergantung-protein pengikat, tipe burung- |
Simbol Gen | CALB1 |
Entrez Gene | 793(Manusia); 83839(Tikus) |
SwissProt | P05937(Manusia); P07171(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi CALB1 pada lisat sel utuh K562 (A), ginjal tikus (B). (Ukuran pita yang diprediksi: 30 kD; Ukuran pita yang diamati: 28 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan CALB1 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin otak tikus. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
