Antibodi Monoklonal Kelinci Mikroglobulin Beta 2 (ARA689)
KUCING.TIDAK. : ARA6417
US$ Silakan pilih
US$ Silakan pilih
Latar Belakang
Beta-2-mikroglobulin (B2M) adalah protein 12-14 kDa yang merupakan subunit kompleks histokompatibilitas mayor (MHC) kelas I. Mikroglobulin beta 2 manusia yang terkait dengan antigen HLA Kelas I diekspresikan pada banyak jenis sel termasuk limfosit, timosit, monosit, granulosit, trombosit, sel endotel, dan sel epitel, tetapi tidak ada pada eritrosit. Mikroglobulin beta-2 juga ditemukan dalam bentuk bebas di plasma. Urutan asam amino mikroglobulin Beta-2- homolog dengan daerah konstan rantai berat dan ringan imunoglobulin, dengan struktur lembaran lipit beta yang dominan. Protein ini diekspresikan di mana-mana di sitoplasma, dan terlibat dalam pemrosesan dan presentasi antigen. Mikroglobulin beta-2- juga berperan dalam pensinyalan TCR, dan pensinyalan hilir dalam sel CD8+ yang naif. Mikroglobulin beta 2-dikodekan oleh gen B2M yang terletak pada kromosom 15. Mutasi pada gen mikroglobulin Beta-2- telah terbukti menyebabkan hipoproteinemia hiperkatabolik. Kadar mikroglobulin beta 2 dapat digunakan untuk menilai fungsi ginjal pada penerima transplantasi ginjal. Beta-2-mikroglobulin yang proteinnya dapat digunakan sebagai penanda prognostik infeksi HIV.
Aplikasi
|
Aplikasi |
Rasio Pengenceran |
|
WB |
1:500 - 1:1000 |
|
IHC |
1:50 - 1:200 |
Ikhtisar
|
Deskripsi Produk |
Antibodi monoklonal kelinci rekombinan terhadap Mikroglobulin Beta 2 |
|
Imunogen |
KLH-peptida sintetik terkonjugasi yang mencakup rangkaian dalam Mikroglobulin Beta 2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
|
Metode Pemurnian |
Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
|
Klonalitas |
Monoklonal |
|
Formulir |
Cairan dalam PBS, pH 7,4, mengandung 50% gliserol, 0,2% BSA dan 0,01% natrium azida. |
|
Simbol Gen |
B2M |
|
Nama Alternatif |
Beta-2-mikroglobulin |
|
ID Gen (Manusia) |
567 |
|
ID Gen (Tikus) |
12010 |
|
ID Gen (Tikus) |
24223 |
|
ID Protein (Manusia) |
Hlm61769 |
|
ID Protein (Tikus) |
P01887 |
|
ID Protein (Tikus) |
P07151 |
Data

Analisis Western blot terhadap ekspresi Mikroglobulin Beta 2 pada THP1 (A), hati tikus (B), ginjal tikus (C), lisat sel utuh hati tikus (D). (Ukuran pita yang diprediksi: 13 kD; Ukuran pita yang diamati: 14 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Beta 2 Mikroglobulin pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin amandel manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. Tyramide-AF488 (hijau) digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan DAPI (biru).
Penyimpanan
Simpan pada suhu 4°C untuk jangka pendek. Untuk penyimpanan jangka panjang, simpan pada suhu -20°C, hindari siklus pembekuan/pencairan.
Hanya Penggunaan Penelitian
Hanya Untuk Penggunaan Penelitian. Tidak untuk digunakan dalam prosedur diagnostik.
Produk Baru
