Antibodi Poliklonal Kelinci ANP32D
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:100 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap ANP32D |
Kekhususan | Mengenali tingkat protein ANP32D endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi urutan dalam wilayah N-istilah ANP32D manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi : 14 kD; Teramati : 14 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | PP32R2; Leusin asam-fosfoprotein nuklir kaya 32 anggota keluarga D; Fosfoprotein 32-protein terkait 2; Protein tumorigenik pp32r2 |
Simbol Gen | ANP32D |
Entrez Gene | 23519(Manusia) |
SwissProt | O95626(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi ANP32D pada lisat sel utuh HeLa (A), hati tikus (B), hati tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 14 kD; Ukuran pita yang diamati: 14 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan ANP32D pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker paru-paru manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
