Antibodi Poliklonal Kelinci AMCase
WB | 1:500 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
JIKA/ICC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi poliklonal kelinci terhadap AMCase |
Kekhususan | Mengenali kadar protein AMCase endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan AMCase manusia |
Pemurnian | Antibodi dimurnikan dengan kromatografi afinitas imunogen. |
Berat Molekul | Prediksi: 33; Teramati : 52 kD |
Formulir/Penyangga | Cairan dalam 0,42% Kalium fosfat, 0,87% Natrium klorida, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | kitinase mamalia yang bersifat asam; Kasus AMC; Paru-paru-protein spesifik TSA1902 |
Simbol Gen | CHIA |
Entrez Gene | 27159(Manusia); 81600(Tikus); 113901(Tikus) |
SwissProt | Q9BZP6(Manusia); Q91XA9(Tikus); Q6RY07(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi AMCase pada lisat sel utuh HepG2 (A), perut tikus (B), paru-paru tikus (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 33; 40; 52 kD; Ukuran pita yang diamati: 52 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan AMCase pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker hati manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
