Antibodi Monoklonal Tikus Alfa-fetoglobulin (C3583)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap Alfa-fetoglobulin |
Kekhususan | Mengenali kadar protein Alfa-fetoglobulin endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Peptida sintetik terkonjugasi KLH-meliputi rangkaian di wilayah tengah Alfa-fetoglobulin manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | |
Berat Molekul | Prediksi: 68 kD; Teramati : 72 kD |
Formulir/Penyangga | IgG2b tikus kalau begitu. Cairan dalam PBS, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | HPAFP; Alfa-fetoprotein; Alfa-1-fetoprotein; Alfa-fetoglobulin |
Simbol Gen | AFP |
Entrez Gene | 174 (Manusia) |
SwissProt | P02771(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi Alfa-fetoglobulin pada lisat sel utuh hati janin manusia (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 68 kD; Ukuran pita yang diamati: 72 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan Alfa-fetoglobulin pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin hati manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
