Antibodi Monoklonal Tikus ALDOA (C2509)
WB | 1:500 - 1:1000 |
IHC | 1:100 - 1:500 |
FC | 1:100 - 1:200 |
Deskripsi | Tikus monoklonal ke ALDOA |
Kekhususan | Mengenali kadar protein ALDOA endogen |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan ALDOA manusia diekspresikan dalam E. Coli |
Pemurnian | Antibodi ini dimurnikan melalui kolom protein G. |
Berat Molekul | Prediksi : 39 kD; Teramati : 39 kD kD |
Formulir/Penyangga | IgG2a tikus. Cairan dalam PBS, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ALDA; Fruktosa-bifosfat aldolase A; Antigen kanker paru NY-LU-1; Otot-tipe aldolase |
Simbol Gen | ALDOA |
Entrez Gene | 226(Manusia); 24189(Tikus) |
SwissProt | P04075(Manusia); P05064(Tikus) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi ALDOA pada lisat sel utuh MCF7 (A), Hela (B), NIH/3T3 (C). (Ukuran pita yang diprediksi: 39 kD; Ukuran pita yang diamati: 39 kD kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan ALDOA pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin kanker kandung kemih manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.

Analisis aliran sitometri sel K562 menggunakan Antibodi Anti-ALDOA (hijau) dan kontrol negatif (merah).
FAQ
Produk Baru
MSDS
