Antibodi Monoklonal Tikus ALDH3A2 (C3811)
WB | 1:1000 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap ALDH3A2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein ALDH3A2 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan ALDH3A2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi ini dimurnikan melalui kolom protein G. |
Berat Molekul | Prediksi : 54 kD; Teramati : 54 kD |
Formulir/Penyangga | IgG1 tikus kappa. Cairan dalam PBS, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ALDH10; FALDH; Aldehida dehidrogenase lemak; Aldehid dehidrogenase 10; Keluarga aldehida dehidrogenase 3 anggota A2; Mikrosomal aldehida dehidrogenase |
Simbol Gen | ALDH3A2 |
Entrez Gene | 224 (Manusia) |
SwissProt | P51648(Manusia) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot terhadap ekspresi ALDH3A2 pada lisat seluruh sel WiDr (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 54 kD; Ukuran pita yang diamati: 54 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan ALDH3A2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin karsinoma kulit manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
