Antibodi Monoklonal Tikus ABL2 (C3784)
WB | 1:1000 - 1:2000 |
IHC | 1:50 - 1:200 |
Deskripsi | Antibodi monoklonal tikus terhadap ABL2 |
Kekhususan | Mengenali kadar protein ABL2 endogen. |
Tipe Antibodi | Antibodi primer |
Imunogen | Protein fusi rekombinan ABL2 manusia. Urutan persisnya adalah hak milik. |
Pemurnian | Antibodi ini dimurnikan melalui kolom protein G. |
Berat Molekul | Prediksi: 128 kD; Teramati : 61 kD |
Formulir/Penyangga | IgG1 tikus kappa. Cairan dalam PBS, pH 7,3, 30% gliserol, dan 0,01% natrium azida. |
Nama Alternatif | ABLL; ARG; Abelson tirosin-protein kinase 2; Homolog onkogen virus leukemia murine Abelson 2; Abelson-protein gen terkait; Tirosin-protein kinase ARG |
Simbol Gen | ABL2 |
Entrez Gene | 27 (Manusia) |
SwissProt | P42684(Manusia); Q4JIM5 (Mouse) |
*Nomor Klon, Reaktivitas, Sumber/Host, dan Klonalitas dapat ditemukan di bagian nama produk dan Fitur Utama di atas.

Analisis Western blot ekspresi ABL2 pada lisat seluruh sel NIH3T3 (A). (Ukuran pita yang diprediksi: 128 kD; Ukuran pita yang diamati: 61 kD)

Analisis imunohistokimia pewarnaan ABL2 pada bagian jaringan tertanam parafin tetap formalin usus besar manusia. Bagian tersebut diberi perlakuan awal menggunakan pengambilan antigen yang dimediasi panas dengan buffer natrium sitrat (pH 6,0). Bagian tersebut kemudian diinkubasi dengan antibodi pada suhu kamar dan dideteksi menggunakan sistem polimer kompak terkonjugasi HRP. DAB digunakan sebagai kromogen. Bagian tersebut kemudian diwarnai dengan hematoksilin dan dipasang dengan DPX.
FAQ
Produk Baru
MSDS
